Signifikansi Estimasi Pendapatan Nasional | Ekonomi

Penghasilan nasional, mengamati ekonom Nobel Lanreate Simon Kuznets adalah produk akhir dari kegiatan ekonomi suatu negara. Studi perkiraan pendapatan nasional sangat berguna karena memberi kita pandangan sistematis tentang seluruh ekonomi. Memang, itu adalah barometer untuk mengukur kemajuan ekonomi suatu negara. Karena alasan ini, Benham berkomentar, "Cara terbaik untuk mendapatkan gambaran umum tentang kehidupan ekonomi suatu negara adalah dengan mempelajari perkiraan terperinci dari pendapatan nasionalnya."

Pentingnya perkiraan pendapatan nasional akan menjadi jelas dari diskusi berikut:

(a) Ringkasan komprehensif kegiatan ekonomi:

Perkiraan pendapatan nasional memberi kami data terperinci yang berkaitan dengan produksi, tabungan, investasi, pembentukan modal, dan berbagai kegiatan ekonomi lainnya di suatu negara pada tahun tertentu. Semua data ini memberi kita gambaran komprehensif tentang kegiatan ekonomi masyarakat selama tahun itu.

(B) Penilaian relatif penting dan kemajuan dari berbagai sektor:

Data pendapatan nasional yang berkaitan dengan sumber-sumber pendapatan nasional memberi kita gambaran tentang kepentingan relatif dari berbagai sektor (yaitu, pertanian, industri, perdagangan dan perdagangan, jasa, dll.) Dalam perekonomian negara.

Dengan demikian, perkiraan pendapatan nasional (“berdasarkan industri asal”) India (1995-96) menunjukkan bahwa 33% dari pendapatan nasional berasal dari sektor primer, 26% dari sektor sekunder dan 41% sisanya dari sektor tersier. sektor. Komposisi sektoral konsumsi relatif sektor-sektor dalam tiga tahun yang berbeda ini menunjukkan kemajuan dan kelemahan masing-masing sektor ini.

(c) Sangat diperlukan pemerintah untuk menyusun kebijakan dan program:

Pemerintah suatu negara akan membingkai kebijakan dan program ekonominya berdasarkan estimasi berbagai komponen pendapatan nasional. Pentingnya perkiraan ini telah meningkat pesat di negara-negara berkembang dalam menyusun rencana pembangunan masa depan mereka.

(D) poros perencanaan ekonomi:

Perkiraan pendapatan nasional merupakan poros perencanaan ekonomi karena seluruh alat perencanaan didasarkan pada “penilaian sumber daya yang ada dan diagnosis defisiensi yang akurat” yang disediakan oleh perkiraan pendapatan nasional. Perkiraan ini memungkinkan pemerintah untuk menentukan alokasi sumber daya negara pada berbagai kepala pembangunan.

(e) Analisis input-output:

Data Pendapatan Nasional juga sangat berguna untuk dipelajari, seperti yang dilakukan oleh Prof. WW Leontief, struktur ekonomi melalui analisis input-output.

(f) Pengukuran kesenjangan inflasi dan deflasi:

Ekonom modern mengambil bantuan data pendapatan nasional untuk mengukur kesenjangan inflasi atau deflasi yang ditemukan setiap saat di suatu negara.

(g) Akuntansi sosial dan pembingkaian anggaran:

Angka-angka pendapatan nasional berfungsi sebagai latar belakang 'Akuntansi Sosial' dan anggaran tahunan pemerintah juga dibingkai dalam konteks perkiraan pendapatan nasional negara itu.

(h) Mengukur tingkat pertumbuhan dan pendapatan per kapita:

Tingkat kenaikan tahunan pendapatan nasional dianggap sebagai tingkat pertumbuhan ekonomi suatu negara. Selain itu, pendapatan per kapita penduduk suatu negara juga dihitung dengan membagi pendapatan nasional dengan total populasi suatu negara pada tahun tertentu.

(i) Perbandingan kondisi kehidupan:

Data pendapatan nasional juga sangat berguna untuk membandingkan kondisi ekonomi secara keseluruhan, terutama kondisi kehidupan masyarakat di berbagai negara dan pada waktu yang berbeda.

 

Tinggalkan Komentar Anda