Perbedaan antara Ekonomi Makro dan Ekonomi Mikro

Ekonomi makro dibedakan dari Ekonomi Mikro. Ekonomi makro harus dibedakan dengan hati-hati dari ekonomi mikro.

Perlu dicatat bahwa ekonomi mikro juga berurusan dengan beberapa "agregat" tetapi tidak dari jenis yang berkaitan dengan ekonomi makro.

Mikroekonomi meneliti perilaku industri sehubungan dengan penentuan harga produk, output dan kesempatan kerja, dan industri adalah agregat dari berbagai perusahaan yang memproduksi produk yang sama atau serupa.

“Ekonomi makro juga menggunakan agregat yang lebih kecil daripada untuk seluruh ekonomi tetapi hanya dalam konteks yang membuat mereka sub-divisi dari total ekonomi yang luas. Ekonomi mikro juga menggunakan agregat, tetapi tidak dalam konteks yang menghubungkannya dengan total ekonomi. "-Profesor Ackley.

Demikian juga, teori ekonomi mikro berusaha menjelaskan penentuan harga suatu produk melalui interaksi permintaan pasar dan pasokan pasar suatu produk. Permintaan pasar untuk suatu produk adalah agregat dari permintaan individu dari semua konsumen yang ingin membeli produk dan penawaran pasar suatu produk adalah agregat dari produksi banyak perusahaan yang memproduksi produk tersebut. Demikian pula, permintaan dan pasokan tenaga kerja di industri kota di mana ekonomi mikro menjelaskan penentuan upah adalah konsep agregat.

Tetapi kelompok agregasi yang berurusan dengan ekonomi makro memiliki variasi yang agak berbeda. Makroekonomi menyangkut dirinya sendiri dengan agregat-agregat yang berhubungan dengan seluruh ekonomi. Ekonomi makro juga membahas sub-agregat, tidak seperti agregat ekonomi mikro yang meneliti agregat yang berkaitan dengan produk tertentu, industri tertentu atau pasar tertentu.

Tetapi ekonomi makro memperhatikan agregat yang melintasi berbagai produk dan industri. Sebagai contoh, total produksi barang-barang konsumsi (yaitu, total konsumsi) dan total produksi barang-barang modal (yaitu, total investasi) adalah dua sub-agregat penting yang ditangani dalam ekonomi makro tetapi agregat ini tidak terbatas pada satu produk atau industri tunggal tetapi sebaliknya mereka mengacu pada semua industri yang memproduksi barang-barang konsumen dan semua industri yang memproduksi barang-barang modal. Selain itu, sub-agregat, yang dibahas dalam ekonomi makro, menambah agregat untuk seluruh ekonomi.

Sebagai contoh, total konsumsi dan total investasi, dua sub-agregat penting dalam ekonomi makro, bersama-sama merupakan total produk nasional. Demikian juga, total pendapatan upah (yaitu, total bagian tenaga kerja) dan total keuntungan (didefinisikan sebagai total pendapatan properti) menambah pendapatan nasional.

Seperti yang kami katakan di atas, pokok permasalahan ekonomi mikro terdiri dari menjelaskan penentuan harga relatif produk dan faktor dan alokasi sumber daya berdasarkan pada mereka. Di sisi lain, pokok bahasan analisis ekonomi makro adalah untuk menjelaskan apa yang menentukan tingkat pendapatan nasional dan lapangan kerja, dan apa yang menyebabkan fluktuasi tingkat pendapatan, output, dan lapangan kerja nasional.

Lebih lanjut, ini juga menjelaskan pertumbuhan pendapatan nasional selama periode waktu yang panjang. Dengan kata lain, makroekonomi meneliti penentuan tingkat, fluktuasi (siklus) dan tren (pertumbuhan) dalam keseluruhan kegiatan ekonomi (yaitu, pendapatan nasional, output, dan lapangan kerja).

 

Tinggalkan Komentar Anda