Peran Pengeluaran Publik dalam Ekonomi Berkembang

Negara-negara terbelakang tertarik pada pembangunan ekonomi cepat yang membutuhkan pengeluaran besar untuk dikeluarkan di berbagai sektor ekonomi.

Sektor swasta tidak dapat menemukan dan menginvestasikan jumlah yang sangat besar ini atau tidak mau karena pengembalian dari investasi tersebut mungkin tidak pasti atau lama tertunda.

Oleh karena itu, pembangunan ekonomi harus bergantung hampir sepenuhnya pada pengeluaran publik. Pengeluaran publik, oleh karena itu, memainkan peran modal dalam pengembangan ekonomi dari ekonomi yang kurang berkembang.

Pengeluaran publik mempromosikan pembangunan ekonomi dengan cara-cara berikut:

Overhead Sosial dan Ekonomi:

Pembangunan ekonomi adalah cacat bagi negara-negara terbelakang karena kurangnya infrastruktur yang diperlukan. Overhead ekonomi seperti jalan dan kereta api, proyek irigasi dan listrik sangat penting untuk mempercepat pembangunan ekonomi. Overhead sosial seperti rumah sakit, sekolah, dan perguruan tinggi dan lembaga teknis juga sangat penting. Uang untuk hal-hal ini tidak dapat keluar dari sumber pribadi. Pengeluaran publik harus membangun overhead ekonomi dan sosial.

Pertumbuhan Regional yang Seimbang:

Dianggap diinginkan untuk menghasilkan pertumbuhan regional yang seimbang. Perhatian khusus harus diberikan pada pengembangan daerah terbelakang dan daerah tertinggal. Ini membutuhkan jumlah besar yang ketergantungan harus ditempatkan pada pengeluaran publik.

Pengembangan Pertanian dan Industri:

Pembangunan ekonomi dianggap identik dengan pengembangan industri tetapi pembangunan pertanian memberikan dasar dan harus diberi prioritas utama. Pemerintah harus mengeluarkan banyak pengeluaran di sektor pertanian, misalnya, untuk irigasi dan listrik, pertanian benih, pabrik pupuk, gudang, dll., Dan di sektor industri dengan mendirikan perusahaan publik seperti pabrik baja, listrik berat, teknik berat, pabrik pembuat mesin, dll. Semua perusahaan ini dihitung untuk mempromosikan pembangunan ekonomi.

Eksploitasi dan Pengembangan Sumber Daya Mineral:

Mineral menyediakan basis untuk pengembangan ekonomi lebih lanjut. Pemerintah harus melakukan skema eksplorasi dan pengembangan mineral esensial, misalnya batubara dan minyak. Pengeluaran publik juga harus memainkan perannya di sini.

Subsidi dan Hibah:

Pemerintah Pusat memberikan hibah kepada pemerintah Negara Bagian dan pemerintah Negara bagian kepada pemerintah daerah untuk membujuk mereka mengeluarkan sejumlah pengeluaran yang diinginkan. Subsidi juga harus diberikan untuk mendorong produksi barang-barang tertentu terutama untuk ekspor agar mendapatkan devisa yang sangat dibutuhkan.

 

Tinggalkan Komentar Anda