Mikroekonomi: Catatan Makna Makna Ekonomi Mikro - Dibahas!

Mikroekonomi: Catatan tentang Makna Mikroekonomi!

Mikroekonomi adalah bagian dari teori ekonomi yang berkaitan dengan perilaku unit individu ekonomi seperti rumah tangga, perusahaan, dll.

Ini adalah analisis elemen penyusun ekonomi — rumah tangga, perusahaan dan industri. Mikro adalah kata Yunani yang berarti 'kecil'. Dengan demikian, ekonomi mikro berarti ekonomi kecil.

Seperti namanya, ekonomi mikro mengambil pandangan mikroskopis ekonomi. Ini seperti berurusan dengan setiap pohon di hutan ekonomi. Menurut Prof. Boulding, "Ekonomi mikro adalah studi tentang perusahaan tertentu, rumah tangga tertentu, harga individu, upah, pendapatan, industri dan komoditas tertentu." Ini terutama berkaitan dengan penentuan harga komoditas individu dan faktor. Ini menjelaskan bagaimana harga gandum, kain, sepatu, pena, dan ribuan barang lainnya ditentukan.

Demikian pula, bagaimana harga (upah) faktor-faktor produksi (yaitu, sewa, upah, bunga, dll.) Ditentukan. Dengan demikian, teori penetapan harga produk dan teori penetapan harga faktor masuk dalam domain ekonomi mikro. Karena harga produk dan faktor menempati tempat sentral, maka ekonomi mikro juga disebut 'Teori Harga'. Contoh ekonomi mikro adalah: pendapatan individu, tabungan individu, keseimbangan konsumen, penentuan harga suatu barang, permintaan suatu komoditas, dll.

Dalam ekonomi mikro, masalah unit ekonomi individu dipelajari seperti keseimbangan konsumen (yaitu, tingkat kepuasan maksimum), keseimbangan perusahaan (yaitu, keadaan laba maksimum) dan industri. Ini menjelaskan bagaimana konsumen, produsen dan industri mencapai keseimbangan. Rumah tangga individu (atau konsumen) dikatakan berada dalam keseimbangan jika mendapat kepuasan maksimum dari alokasi pengeluarannya untuk berbagai barang dan jasa.

Di sisi lain, suatu perusahaan dikatakan berada dalam ekuilibrium jika mendapatkan laba maksimum yang ditentukan oleh Biaya Marginal dan Pendapatan Marginal. Suatu industri diasumsikan berada dalam ekuilibrium jika tidak ada kecenderungan di antara perusahaan-perusahaan penyusunnya untuk meninggalkan industri atau bagi perusahaan luar untuk memasukinya. (Ingat, industri adalah seluruh kelompok perusahaan yang memproduksi produk yang sama.)

Singkatnya, masalah ekonomi mikro berkaitan dengan:

(a) Penentuan harga produk dan faktor individual; dan

(B) Alokasi sumber daya untuk penggunaan mereka yang paling berharga sehingga memaksimalkan total output ekonomi (yaitu, berurusan dengan masalah sentral 'apa, bagaimana dan untuk siapa menghasilkan').

 

Tinggalkan Komentar Anda