Apa yang dimaksud dengan Jadwal Biaya suatu Perusahaan? (Dengan Format)

Dapatkan jawaban: Apa yang dimaksud dengan Jadwal Biaya Perusahaan? Pelajari juga format jadwal biaya.

Jadwal biaya adalah tabel yang menunjukkan total biaya produksi pada berbagai tingkat output dan dari mana biaya marjinal dan biaya rata-rata dapat dihitung dan kurva biaya ditarik. Sambil menyiapkan jadwal seperti itu, kita dapat mengasumsikan bahwa faktor-faktor penentu biaya seperti metode produksi, harga faktor-faktor produktif, dll. Semuanya konstan. Dengan kata lain, dengan mengasumsikan faktor-faktor penentu biaya konstan, jadwal biaya perusahaan menunjukkan "biaya produksi alternatif di mana berbagai output alternatif dapat diproduksi."

Jadwal seperti itu diberikan di bawah ini:

Jadwal biaya di atas menunjukkan perbedaan jumlah total biaya untuk menghasilkan jumlah output yang berbeda (yaitu, Rs.20 untuk 1 unit, Rs.35 untuk 2 unit, Rs.45 untuk 3 unit dan seterusnya). Di sini total biaya telah meningkat karena produksi unit yang lebih besar, bukan karena perubahan faktor penentu biaya. Ketika faktor-faktor penentu biaya berubah sehingga dapat mengubah biaya, jadwal biaya terpisah harus disiapkan.

Perlu dicatat bahwa perusahaan harus menyiapkan jadwal biaya jangka pendek dan jadwal biaya jangka panjang secara terpisah. Jadwal jangka pendek relevan untuk situasi dengan pabrik tertentu, sementara jadwal jangka panjang menunjukkan volume (tingkat) output dalam interval waktu yang cukup lama untuk memungkinkan penyesuaian lengkap dalam faktor sehingga "untuk mendapatkan kombinasi faktor optimal untuk setiap level output. "

Penentu Biaya:

Biaya produksi dalam jumlah tertentu dari output oleh suatu perusahaan tergantung pada banyak faktor.

Yang paling penting dari faktor-faktor tersebut adalah sebagai berikut:

(a) Jumlah Sumber Daya dan Kombinasi mereka:

Biaya bagi perusahaan untuk menghasilkan keluaran apa pun terutama tergantung pada jumlah fisik sumber daya aktual atau layanan faktor, seperti tenaga kerja, bahan, jam mesin, dan sebagainya, yang digunakan dalam produksi. Dengan demikian, biaya produksi satu ton baja tergantung pada jumlah bijih besi, batu kapur, batubara, blast furnace, dll. Yang digunakan dalam produksinya.

Karena output yang lebih besar membutuhkan jumlah sumber daya yang lebih besar, total biaya untuk output yang lebih besar menjadi besar. Dan, output yang lebih kecil membutuhkan sumber daya yang lebih kecil; total biaya untuk output kecil menjadi kecil. Selain itu, total biaya produksi dalam jumlah tertentu menjadi kecil ketika sumber daya ini digabungkan dalam proporsi optimal.

(B) Teknik Produksi:

Suatu perusahaan dapat memproduksi dengan biaya rendah ketika memproduksi dengan teknik-teknik produksi yang baru dan lebih baik. Tetapi, produksi dengan teknik lama dan ketinggalan zaman melibatkan biaya yang lebih tinggi. Maksimalisasi laba memerlukan penggunaan teknik produksi tertentu yang akan memungkinkan kombinasi faktor yang optimal. Dalam periode singkat, kombinasi optimal untuk setiap tingkat output tertentu adalah kombinasi biaya paling rendah yang mungkin dengan unit faktor tetap.

Tapi, ini mungkin bukan kombinasi optimal mutlak jika semua faktor bisa disesuaikan. Selama periode yang lebih lama, semua faktor dapat bervariasi, dan oleh karena itu perusahaan bebas memilih teknik produksi yang akan memastikan kombinasi faktor yang optimal dan absolut. Harus disebutkan di sini bahwa setiap perubahan dalam teknik produksi akan menyebabkan perubahan dalam jadwal biaya serta pergeseran kurva biaya.

(c) Harga yang Dibayar untuk Faktor-faktor Produktif:

Harga yang dibayarkan untuk faktor-faktor produktif yang digunakan juga mempengaruhi biaya. Harga yang lebih tinggi untuk tenaga kerja, bahan atau daya membuat biaya lebih tinggi, sementara harga yang lebih rendah menjaga biaya tetap rendah. Setiap perubahan harga input faktor menyebabkan perubahan dalam jadwal biaya.

(d) Efisiensi Unit Faktor:

Tingkat biaya juga dipengaruhi oleh efisiensi unit faktor — kualitas sumber daya alam yang digunakan, jenis barang modal yang tersedia, dan keterampilan semua jenis tenaga kerja, termasuk personel manajerial. Semakin baik kualitas sumber daya alam, semakin rendah pula biaya produksi.

(e) Faktor Penentu Lainnya:

Akhirnya, tingkat biaya juga dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti kebijakan pemerintah mengalokasikan bahan baku untuk perusahaan bisnis, pajak tidak langsung, ketersediaan sumber daya, seperti batubara.

Kesimpulan:

Perlu dicatat bahwa, jadwal biaya didasarkan pada asumsi bahwa faktor-faktor penentu yang mendasarinya akan membawa perubahan dalam jadwal biaya.

 

Tinggalkan Komentar Anda