Nilai: Nilai Penggunaan dan Nilai dalam Pertukaran

Nilai berarti kegunaan komoditas. Namun, dalam ilmu ekonomi, istilah 'nilai' memiliki arti yang sangat berbeda.

Menurut Adam Smith, kata value dapat digunakan dalam dua pengertian, yaitu value-in-use dan value-in-exchange.

Ini dijelaskan di bawah ini:

Nilai pakai :

Ini adalah kekuatan yang ingin memuaskan dari suatu komoditas. Kepuasan yang diperoleh seseorang dari penggunaan suatu komoditas dikenal sebagai nilai-dalam-penggunaan. Misalnya air memiliki nilai guna yang sangat besar, karena memuaskan dahaga dan tanpanya kehidupan sehari-hari tidak mungkin. Kualitas air adalah nilai dalam penggunaan air.

Nilai tukar :

Ini adalah jumlah barang dan jasa yang dapat kita peroleh di pasar dengan menukar hal tertentu. Dengan kata lain, itu adalah harga barang tertentu yang dapat dijual dan dibeli di pasar. Misalnya, jika satu kg beras dapat diperoleh dengan menukar satu lusin pisang, maka kita dapat mengatakan bahwa nilai satu kg beras sama dengan satu lusin pisang.

Dengan demikian, nilai tukar tergantung pada dua hal:

(i) Waktu:

Nilai tukar tergantung pada elemen waktu. Yaitu, dengan perubahan nilai tukar waktu untuk suatu komoditas sehubungan dengan komoditas lain akan bervariasi.

(ii) Tempat:

Nilai tukar juga tergantung dari tempat ke tempat. Nilai tukar untuk komoditas tertentu bervariasi dari satu pasar ke pasar lainnya. Oleh karena itu, ini bervariasi sesuai dengan waktu dan tempat. Sekali lagi, satu komoditas mungkin memiliki nilai guna yang sangat besar tetapi tidak ada nilai tukar atau sebaliknya. Misalnya, air memiliki nilai guna yang sangat besar tetapi tidak memiliki nilai tukar. Sebaliknya, berlian memiliki nilai tukar yang sangat besar tetapi tidak memiliki nilai guna.

 

Tinggalkan Komentar Anda