Pasar: Makna, Definisi dan Fitur | Ekonomi

Mari kita membuat studi mendalam tentang Pasar untuk Komoditas: - 1. Arti Pasar 2. Definisi Pasar 3. Fitur.

Arti Pasar :

Dalam bahasa umum, pasar berarti tempat di mana komoditas dibeli dan dijual dengan harga eceran atau grosir.

Dengan demikian, pasar dianggap sebagai tempat yang terdiri dari sejumlah toko besar dan kecil, kios dan bahkan pedagang asongan yang menjual berbagai jenis barang.

Namun dalam Ekonomi, istilah "Pasar" tidak merujuk ke tempat tertentu seperti itu tetapi mengacu pada pasar untuk suatu komoditas atau komoditas. Ini mengacu pada pengaturan di mana pembeli dan penjual melakukan kontak dekat satu sama lain secara langsung atau tidak langsung untuk menjual dan membeli barang.

Lebih lanjut, ini berarti bahwa untuk keberadaan pasar, pembeli dan penjual tidak perlu secara pribadi bertemu satu sama lain di tempat tertentu. Mereka dapat saling menghubungi dengan cara apa pun seperti telepon atau teleks. Dengan demikian, istilah "Pasar" digunakan dalam ekonomi dalam arti khusus dan khusus. Itu tidak merujuk hanya ke lokasi tetap.

Ini mengacu pada seluruh area operasi permintaan dan penawaran. Selanjutnya, mengacu pada kondisi dan hubungan komersial yang memfasilitasi transaksi antara pembeli dan penjual. Oleh karena itu, pasar menandakan segala pengaturan di mana penjualan dan pembelian barang berlangsung.

Definisi Pasar :

1. Definisi Cournot - ekonom Perancis Cournot mendefinisikan pasar sehingga "Ekonom memahami dengan 'Pasar' bukan tempat pasar tertentu di mana barang dibeli dan dijual, tetapi seluruh wilayah di mana pembeli dan penjual berada dalam hubungan bebas dengan satu sama lain bahwa harga barang yang sama cenderung merata, mudah dan cepat. "

Definisi pasar ini memunculkan poin-poin penting berikut:

(a) Suatu pasar dapat berupa suatu wilayah, yang dapat berupa distrik, negara bagian, negara atau bahkan seluruh dunia darimana pembeli dan penjual diambil dan bukan tempat khusus tempat mereka berkumpul.

(B) Harus ada hubungan bisnis di antara dealer, yaitu pembeli dan penjual. Mereka harus berhubungan satu sama lain, sehingga mereka mengetahui harga yang ditawarkan atau diterima oleh pembeli dan penjual lainnya.

(c) Harga yang sama harus berlaku untuk hal yang sama pada waktu yang bersamaan.

Selanjutnya beberapa definisi lagi adalah definisi modern dari pasar adalah sebagai berikut:

2. Menurut Jevons - “Awalnya pasar adalah tempat umum di kota tempat persediaan dan benda-benda lainnya dibuka untuk dijual, tetapi kata tersebut telah digeneralisasi sehingga dapat berarti siapa saja atau orang, yang memiliki hubungan bisnis yang akrab dan melakukan transaksi ekstensif dalam komoditas apa pun.

3. Seperti yang dikatakan Chapmen - "Istilah pasar merujuk tidak harus ke suatu tempat tetapi selalu ke komoditas atau komoditas dan pembeli dan penjual yang sama yang bersaing langsung satu sama lain."

4. Menurut Prof. Behham - "Karena itu, kita harus mendefinisikan pasar sebagai area di mana pembeli dan penjual berhubungan erat satu sama lain baik secara langsung atau melalui dealer sehingga harga yang diperoleh di satu bagian pasar mempengaruhi harga di bagian lain."

Dari definisi di atas, fakta-fakta berikut dapat dicatat:

1. Keberadaan suatu komoditas. Misalnya- Pasar untuk emas atau perak, kapas, gandum dan beras dll. Dengan demikian, akan ada pasar sebanyak komoditas dan jika ada beberapa jenis atau varian komoditas, maka masing-masing jenis atau varietas akan memiliki pasar yang terpisah. sendiri.

2. Bahwa ada pembeli dan penjual yang berhubungan satu sama lain baik melalui pos, telegraf, telepon atau melalui perantara.

3. Bahwa ada persaingan sempurna antara pembeli dan penjual sehingga melalui persaingan seperti itu, harga komoditas yang bersangkutan dipengaruhi.

Fitur Pasar :

Karakteristik esensial suatu pasar adalah sebagai berikut:

1. Satu komoditas:

Dalam kehidupan praktis, pasar dipahami sebagai tempat di mana komoditas dibeli dan dijual dengan harga eceran atau grosir, tetapi dalam ekonomi "Pasar" tidak merujuk ke tempat tertentu seperti itu tetapi mengacu pada pasar untuk komoditas atau komoditas yaitu, pasar gandum, pasar teh atau pasar emas dan sebagainya.

2. Area:

Di bidang ekonomi, pasar tidak hanya merujuk ke lokasi tertentu. Ini mengacu pada seluruh area atau wilayah operasi permintaan dan penawaran

3. Pembeli dan Penjual:

Untuk menciptakan pasar untuk komoditas yang kita butuhkan hanya sekelompok penjual potensial dan pembeli potensial. Mereka harus hadir di pasar tentunya di tempat yang berbeda.

4. Persaingan Sempurna:

Di pasar harus ada persaingan sempurna antara pembeli dan penjual. Tetapi pendapat ekonom modern adalah bahwa di pasar situasi persaingan tidak sempurna juga ada, oleh karena itu, keberadaan keduanya ditemukan.

5. Hubungan bisnis antara Pembeli dan Penjual:

Untuk pasar, harus ada hubungan bisnis yang sempurna antara pembeli dan penjual. Mereka mungkin tidak secara fisik hadir di pasar, tetapi hubungan bisnis harus dijalankan.

6. Pengetahuan Pasar Yang Sempurna:

Pembeli dan penjual harus memiliki pengetahuan pasar yang sempurna mengenai permintaan pelanggan, tentang kebiasaan, selera, mode, dll.

7. Satu Harga:

Satu dan hanya satu harga ada di pasar yang hanya dimungkinkan melalui persaingan sempurna dan bukan sebaliknya.

8. Sistem Moneter yang Sehat:

Sistem moneter yang baik harus lazim di pasar, itu berarti sistem pertukaran uang, jika mungkin, lazim di pasar.

9. Kehadiran Spekulan:

Kehadiran sekuler sangat penting hanya untuk menyediakan informasi bisnis dan harga yang lazim di pasar.

Dengan semua poin yang tertulis di atas sistem "satu harga" adalah ujian sebenarnya dari pasar ekonomi.

 

Tinggalkan Komentar Anda